Pergeseran Asuransi di Era Digital

Asuransi Digital
Pergesaran asuransi konvesional menuju tren digital

Asuransi merupakan salah satu bentuk perlindungan yang sudah ada dan berkembang cukup lama di dunia. Prosesnya terlihat simpel.

Namun, sayangnya proses yang terlihat simpel itu memiliki banyak kendala seperti, dibutuhkannya dokumen dalam jumlah banyak untuk mendukung pengajuan klaim, proses peninjauan berkas klaim yang rumit serta pembayaran yang membutuhkan waktu lama.

Selain permasalahan di aspek proses, terkadang perlindungan yang ditawarkan asuransi kurang transparan dan kurang sesuai dengan kebutuhan nasabah. Hal ini menjadi pertimbangan besar ketika ingin membeli produk asuransi. Karena itu, akhirnya banyak yang kurang melirik asuransi, terutama untuk asuransi yang kurang umum, seperti asuransi perjalanan. Hal ini memaksa perusahaan asuransi untuk dapat beradaptasi dengan merubah sistem asuransi yang konservatif.

Qoala, hadir sebagai pionir *insurtech* (perusahaan asuransi berbasis teknologi) untuk merevolusi dunia asuransi dengan menggunakan teknologi machine learning dan *big data*, teknologi ini dapat membantu perusahaan asuransi menciptakan efisiensi dengan membuat proses persetujuan klaim dikerjakan secara otomatis. Sehingga pembayaran klaim dilakukan lebih cepat.

*Big data* merupakan kumpulan data yang sumbernya bervariasi (gambar, suara, angka, teks, video) yang kemudian diproses dengan menggunakan berbagai macam tools yang tersedia seperti Spark, Hive, Pig, dan lainnya. Setelah diolah, data-data tersebut akan dipelajari oleh sistem berbasis *machine learning*, tujuannya adalah agar sistem mampu menentukan dan mengkalkulasi apakah klaim layak diproses, berapa biaya kompensasi yang dibayarkan, apakah terdapat indikasi *fraud*, dan berbagai *output* lainnya yang bisa disesuaikan. Dengan ini Qoala dapat menciptakan iklim baru dalam dunia asuransi dan pengguna dapat merasakan manfaat asuransi secara langsung.

Itu lah wajah baru asuransi, *Insurtech the new Fintech*!

%d bloggers like this: