Pentingnya Kesehatan Mental Bagi Kesehatan Tubuh Seseorang

Agar kita lebih tahu bahwa pentingnya menjaga kesehatan mental sama besarnya dengan merawat kesehatan tubuh.

“No health without mental health,” pernyataan ini begitu digaungkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organisation. WHO sendiri mendefinisikan kesehatan sebagai keadaan kesejahteraan fisik, mental, dan sosial yang lengkap, dan bukan semata-mata hanya karena tidak adanya penyakit atau lemah fisik. Namun, saat membahas kesehatan, kita cenderung memprioritaskan kesejahteraan fisik daripada kesehatan mental. Sebaliknya, kita justru sangat perlu menangani kesehatan mental dengan cara yang sama saat kita menjaga kesehatan fisik. Nah, tahukah kamu bahwa kesehatan mental dan kesehatan fisik memang saling berhubungan? Kesehatan fisik yang buruk dapat meningkatkan risiko terganggunya kesehatan mental. Begitu pula sebaliknya. Oleh karena itu, kita harus mengetahui pentingnya kesehatan mental demi kesehatan tubuh kita. Yuk, bahas bersama Qoala!


Apa Itu Kesehatan Mental?

Kesehatan mental adalah kesejahteraan emosional, psikologis, dan sosial seseorang. Hal ini memengaruhi cara seseorang berpikir, merasa, dan bertindak. Seseorang yang memiliki kesehatan mental yang baik akan mampu mengelola emosi dan stres, menjaga hubungan yang sehat dengan orang lain, hingga mengambil keputusan. Pentingnya kesehatan mental berlaku di setiap tahap kehidupan, baik dari masa kanak-kanak, remaja, hingga dewasa.

Berikut ini adalah beberapa tanda bahwa kesehatan mental seseorang sedang berubah:

  1. Terjadi perubahan pola tidur dan makan
  2. Menarik diri dari teman, keluarga, dan aktivitas
  3. Kehilangan energi atau semangat
  4. Meningkatnya iritabilitas dan suasana hati yang sangat mudah berubah (mood swings)
  5. Kehilangan kinerja di sekolah atau tempat kerja

Gejala-gejala tersebut menunjukkan penurunan kesehatan mental dan berpotensi mengarah ke gangguan psikologis yang berkembang. Penyakit mental (mental illness) yang paling umum terjadi pada anak-anak dan dewasa muda, meliputi depresi, anxiety, bipolar disorder, dan impulse control disorder.

Bagaimana Pentingnya Hubungan Kesehatan Mental dengan Kesehatan Fisik?

Hubungan kesehatan mental dan kesehatan fisik yang saling berkatian:

  1. Kesehatan mental yang buruk merupakan faktor risiko yang menyebabkan kondisi fisik dapat mengalami sakit kronis.
  2. Orang dengan kondisi kesehatan mental yang serius memiliki risiko tinggi mengalami kondisi fisik kronis.
  3. Orang dengan kondisi fisik kronis memiliki risiko untuk mengalami kesehatan mental yang buruk.

Charles Goodstein, MD, seorang profesor psikiater klinis dari New York University’s Langone School of Medicine menyatakan bahwa otak manusia berhubungan erat dengan sistem endokrin yang bekerja melepaskan hormon. Hormon ini berkaitan dengan kesehatan mental kita. Begitu pula pikiran dan perasaan kita yang dapat memengaruhi hormon yang kemudian akan mengganggu sistem kerja organ tubuh kita. Maka dari itu, tak jarang apabila ditemukan kasus pasien yang datang ke dokter dengan keluhan pusing, letih, hingga gangguan di perut yang ternyata disebabkan oleh kondisi depresi.

Mari sadari sedari dini tentang pentingnya kesehatan mental yang berkaitan erat dengan kesehatan tubuh demi bisa beraktivitas dengan baik.
Sumber foto: dooder via freepik.com

Contoh Kasus Hubungan Kesehatan Mental dengan Kesehatan Fisik

Beberapa contoh kejadian atau kasus yang menunjukkan pentingnya hubungan kesehatan mental dengan kesehatan fisik:

  1. Melakukan pekerjaan berat pastinya akan lebih nyaman untuk dilakukan jika sebelumnya seseorang telah beristirahat dengan cukup.
  2. Depresi dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit jantung, stroke, diabetes dan kanker karena mental illness ini memengaruhi sistem kekebalan tubuh. Kebiasaan-kebiasaan sehari-hari yang berkaitan dengan depresi juga dapat meningkatkan risiko terkena penyakit, seperti kurang aktivitas fisik dan menurunnya nafsu makan.
  3. Seseorang yang lanjut usia dengan kondisi fisik tubuh fit memiliki kemampuan memori yang lebih baik dibandingkan dengan orang lanjut usia yang memiliki masalah kesehatan fisik.
  4. Seseorang yang mengalami gangguan kesehatan mental atau sudah didiagnosa mengalami depresi biasanya mengalami susah tidur, merasa mudah lelah, konstipasi, tidak nafsu makan, hingga kemungkinan berbagai dampak pada kesehatan fisik lainnya.
  5. Trauma kekerasan di masa anak-anak akan sangat memengaruhi perkembangan otak anak.
  6. Seseorang yang mengalami kecemasan atau anxiety berisiko mengalami gangguan fisik yang berkaitan dengan tekanan darah, misalnya adalah tekanan darah tinggi.
  7. Penyakit mental skizofrenia (schizophrenia) erat kaitannya dengan risiko kematian akibat penyakit jantung yang mengganda serta tiga kali lipat risiko kematian akibat penyakit pernapasan.
  8. Kemarahan seseorang bisa berakibat buruk pada kesehatan jantung.
  9. Pola makan dan konsumsi makan-makanan yang baik dapat meningkatkan suasana hati (mood) baikmu pula.
  10. Apabila kesehatan mental terganggu, seseorang memiliki risiko diabetes akibat makan berlebihan, atau bisa pula mengalami penurunan berat badan secara drastis akibat makan yang terlalu sedikit.

Baca juga: 8 Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh dan Stamina Tetap Prima

Cara Membuat Tubuh Tetap Fit di Tengah Kesehatan Mental yang Kurang Prima

Berbagai upaya yang bisa kamu lakukan demi menjaga kesehatan fisik dan mental:

  1. Selain mampu menjaga kesehatan fisik, olahraga juga sangat penting untuk menjaga kesehatan mental kita. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa berolahraga dapat melepaskan hormon endorfin yang akan membuat seseorang merasa senang. Tak perlu berolahraga terlalu lama, kamu bisa melakukan aktivitas jalan pagi selama satu hingga 15 menit yang sudah cukup untuk meningkatkan energi dan membuat mood jadi lebih positif. Jika tak sempat berolahraga, pastikan kamu banyak bergerak dan melakukan aktivitas fisik.
  2. Kamu perlu mengatur pola makan yang sehat. Pasalnya, nutrisi amat dibutuhkan untuk mendukung kesehatan fisik dan mental kita. Cobalah untuk menerapkan pola makan sehat dengan mengonsumsi protein, lemak esensial, karbohidrat kompleks, vitamin, mineral, dan air putih dalam jumlah yang cukup.
  3. Pastikan kamu tidur dalam kurun waktu yang cukup. Sebab, kurang tidur bisa memengaruhi kesehatan jantung, meningkatkan berat badan, dan tentunya dapat berdampak pada mood seseorang yang juga akan berpengaruh pada kesehatan fisik dan mental.
  4. Lakukan pemeriksaan rutin dengan ahli. Hal ini berlaku bukan hanya untuk memantau kesehatan fisik kita, tetapi juga kesehatan mental. Jadi, jika kamu merasa mengalami gangguan secara mental atau emosional, jangan ragu untuk bertemu dan berdiskusi dengan ahlinya sesuai dengan kebutuhan dan kemampuanmu.
Mari sadari sedari dini tentang pentingnya kesehatan mental yang berkaitan erat dengan kesehatan tubuh demi bisa beraktivitas dengan baik.
Sumber foto: drawlab19 via freepik.com

Cara Menjaga Kesehatan Mental yang Tetap Positif untuk Mencegah Terganggunya Kesehatan Tubuh

12 cara untuk menjaga kesehatan mental yang positif, meliputi:

  1. Mulai dengan mencintai diri sendiri
  2. Pergi ke luar rumah untuk mengisi ulang energi dan menyegarkan pikiran
  3. Konsumsi makanan yang kaya gizi dan nutrisi dengan porsi yang cukup
  4. Batasi screen time untuk hidup yang lebih seimbang
  5. Tetap terhubung dengan orang lain, terutama keluarga atau sahabat terdekatmu
  6. Selalu berusaha untuk berpikir positif
  7. Cobalah untuk membuat kondisi fisik selalu aktif dengan berbagai kegiatan
  8. Mulailah untuk rajin berolahraga dengan teratur
  9. Berbagi dan menolong orang lain
  10. Tidur yang cukup dan tidak begadang
  11. Mengembangkan keterampilan untuk untuk menghadapi dan menangani tanggung jawab, masalah, atau kesulitan, terutama dengan dengan cara yang tenang
  12. Dapatkan bantuan profesional jika kamu membutuhkannya

Hubungan kesehatan mental dan kesehatan fisik memang sangat erat. Oleh karena itu, kita wajib menjaga keduanya. Dengan pentingnya kesehatan mental, kamu bisa melakukan berbagai aktivitas yang dapat membuatmu merasa relaks sesuai dengan preferensi. Coba juga untuk mengambil sesi konsultasi secara berkala dengan ahli, baik psikolog maupun psikiater. Sementara itu, imbangi untuk menjaga kesehatan tubuhmu dengan memiliki asuransi kesehatan di Qoala. Melalui Qoala, kamu bisa menemukan berbagai produk asuransi kesehatan terbaik dengan informasi transparan serta sistem pembelian secara online yang praktis. Yuk, sadari sejak dini untuk selalu menjaga kesehatan mental dan kesehatan fisik kita! Pasalnya, memahami hubungan antara kesehatan mental dan tubuh adalah langkah pertama dalam mengembangkan strategi untuk mengurangi risiko penyakit pada tubuh hingga sebagai upaya untuk mendukung mereka yang hidup dengan penyakit mental dan kondisi fisik kronis.

Baca juga: Pentingnya Memiliki Asuransi Kesehatan Pribadi, Cari Tahu di Sini

%d bloggers like this: